Breaking

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Dua Sungai Besar Meluap di Karawang, Banjir Meluas Hingga 26 Desa

Dua Sungai Besar Meluap di Karawang, Banjir Meluas Hingga 26 Desa
Foto udara banjir merendam permukiman dan persawahan di Desa Karangligar, Telukjambe, Karawang, Jawa Barat, Senin (19/1/2026). Berdasarkan data BPBD Karawang, banjir yang dipicu curah hujan tinggi serta meluapnya Sungai Sungai Citarum dan Sungai Cibeet berdampak kepada 6.596 warga di 13 kecamatan. (ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/app/tom/pri)

Karawang - Narasnews.com | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyebutkan banjir akibat meluapnya dua sungai besar yakni Citarum dan Cibeet, telah merendam ribuan rumah di 26 desa.

"Banjir di Karawang sudah berlangsung sejak beberapa hari dan kini daerah yang terdampak semakin meluas, karena meluapnya air Sungai Citarum dan Cibeet, serta sungai lainnya," kata Wakil Bupati (Wabup) Karawang Maslani di Karawang, Senin (19/1/2026), rilis antaranews.

Sesuai dengan catatan BPBD Karawang, terdapat 3.162 rumah yang terendam banjir, tersebar di 26 desa dan 12 kecamatan sekitar Karawang. Sedangkan jumlah warga yang terdampak sebanyak 13.400 orang.


Wabup menekankan agar seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Karawang, khususnya BPBD, bisa lebih sigap dan siap siaga dalam menangani bencana banjir.

Penyaluran logistik kepada warga terdampak harus benar-benar tepat sasaran dan Wabup Maslani mengimbau agar masyarakat tetap waspada serta menjaga kesehatan.

Kepala BPBD Karawang Usep Supriatna mengatakan jumlah warga terdampak banjir mencapai 13.400 orang yang terdiri atas 4.300 Kepala Keluarga (KK), yang tersebar di 26 desa di 12 kecamatan.


Selain merendam pemukiman warga, lanjutnya, banjir juga merendam fasilitas umum seperti jalan raya serta fasilitas pendidikan dan fasilitas ibadah. Bahkan merendam areal persawahan.

BPBD Karawang, kata dia, telah melakukan berbagai upaya penanganan bencana banjir, antara lain melakukan asesmen, pendataan, pengecekan lapangan, serta kajian cepat untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan di wilayah terdampak banjir.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang juga telah membangun posko siaga bencana serta melakukan evakuasi warga dan menyalurkan logistik ke sejumlah titik banjir.


Posting Komentar

0 Komentar